hello, stranger

kalau lah awak ada depan mata saya sekarang ni, ada seribu satu kata saya nak bagitahu awak. saya nak awak tahu perasaan saya yang ditahan-tahan selama ni. marah, geram, benci, sayu, rindu, pedih - semua. semuanya saya nak bagitahu awak. dan kalau rasa ini diterjemahkan dalam kepala imginasi saya, betapa unbeliavable untuk awak ketahuinya. ye lah, saya membayangkan awak -- saya hamparkan dikayu pacak seperti Jesus disalibkan umatnya. kemudian, perkara pertama sekali saya buat ialah mencabut setiap satu kuku jari tangan awak dengan playar muncung tirus. SATU. SATU. mesti awak menjerit sakit, bukan? saya pulak akan mengekeh ketawa dan terus mencabut lagi. kali ni, saya beralih ke kuku jari kaki awak. kalau ketika itu awak berterusan menjerit, mungkin saja saya tampar bibir awak sampai darah tersembur keluar. iya, saya sesah pipi awak hinggakan gigi awak bersepai dan membiarkan darah segar meleleh dari gusi itu. lepas tu, saya akan tarik rambut awak sampai kepala awak terngadah ke langit.

kalau lah awak ada depan mata saya sekarang ni.

tapi awak tak ada. dan kita sudah menjadik strangers. patut, saya salahkan siapa atas hal kita berdua? 
saya? awak? jarak kita? kesibukan kita? hidup rantau saya? hidup kerja awak? 
apa?
terkadang saya memikirkan apa salah saya hinggakan kita berantakan sedikit demi sedikit. 
saya gemuk? saya semi-vegetarian? saya kidal? saya pakai outfit pumpkin patch bersaiz budak sebelas tahun? saya punya masalah jiwa? saya ada ketagihan?
apa?
awak tak tahu betapa saya teringin menggoncangkan kedua bahu awak dan terus-menerus menanya semua soalan ini supaya jawapan awak itu (mungkin) dapat melegakan saya.
well, you  might blurt out the answers which i claim them to be merely excuses. they're never reasons.
never be.

it's funny, you know. as a quote once wrote "we all start as strangers, but we often forget that we choose who ends up a stranger too".
saya tak benci pun awak. kenapa pulak nak membenci. kita kan bermula sebagai strangers yang tak punya rasa apa-apa. i never hate you, seriously. cuma, saya marah dengan keadaan kita sekarang ni. you came into my life. i stupidly let you in. you learned my darkest little secrets (well, i thought it would no harm to do so and now i'm damn regretting). we created our sweet memories. and...yeah.
you promised me a lot of things, dearest stranger. but you never keep them. you should know that "promises mean everything, but after they are broken, sorry means nothing". ah, betapa saya terlalu bangang mempercayakan setiap kata awak ketika itu. 

tapi, sekarang -
[ tarik nafas ]

saya tak akan ucapkan harapan klise berbaur "saya harap awak menjumpai kebahagian awak"
ptuih.
awak pikir saya gadis innocent-hati-suci ke?

bagi saya, adalah lebih baik awak lenyap dari muka bumi - dilanggar mati oleh fire truck seems to be a great idea. bukan apa, saya tak mahu gadis lain dipertemukan awak dan kemudian, a repetition of a heartbroken happens again.
malas la weh.

yes, you can break my heart. 
it's ok.
but it won't be ok if you break others.

semoga awak mati kena langgar, stranger.



selasa bersama Val #3

betapa aku kecundang sekali lagi depan Val. her words poked me, directly hit my soft spot and i burst into tears.

lewat tengahari - hari ahad.
aku keseorangan, literally. i thought i'm going to be ok even if i'm alone on these days because Val has taught me several techniques to deal with my emotions.

example,

1. breathe properly. 
all you need to do is to take a deep breath. breathe from your belly. inhale slowly and exhale slowly. do it for two times first. do not rush.

2. use your five senses. 
first, run your fingers to the nearest thing to you. you can run through your cheeks. feel it. do they feel warm? cold? wet? dry? relax. can you feel your back against the chair you sit on? can you feel your mattress you lie on? how does it feel? soft? hard? wriggle your fingers toes. can you feel your socks? close your eyes. listen to the sounds in your surrounding. can you hear buses honking? people on constructions yelling? the couple next door shouting and throwing things?

3. if you are crying, it's ok. 
walk several steps away from where you are now. go to the kitchen. take a glass of water and drink. slowly, take a sip. breathe. now, take another round to drink.

4. always have your phone with you. 
well, things might get worst sometimes. so, quickly reach the Youthline or Crisis team. text or call them. make sure you save both teams' numbers as the first one in your contact list. or perhaps, save them on one of your speed dials. 

***

nampak mudah. nampak senang. but believe me. it's never been easy to fight the SHA. 
try walking a mile in my shoes - i bet you won't get the slightest chance to take even one step ahead. you'll stumble the minute you attempt it.