kenapa myCupOfTea?
baru tadi aku google asal-usul frasa myCupOfTea. ouh, by the way, abang aku pernah cakap - setiap peribahasa ada jalan ceritanya. manusia tak senang-senang cipta macam tu je - ting! terus keluar peribahasa. no, no. it doesn't work that way.
"There are a large amount of different drinks available on the earth today, and many people have a preference as to what they drink. One of the more common beverages people consume is tea. In fact, tea is considered to be the most widely consumed beverage in the world next to water. Indeed, tea is a widely known drink that is enjoyed by millions of people. Thus, the idea for this phrase is that when someone or something is to a person's liking, they liken it to a cup of tea" [sumber]
so.
kenapa myCupOfTea?
sebab aku suka dia. suka tengok gaya dia, cara dia, watak dia. suka lah. tapi, seperti yang pernah aku jujurkan pada dia jua, suka tu belum cecah tahap cinta. masih merangkak-rangkak. dan dia pun bertatih lagi - kata dia lahhh. mungkin satu hari nanti, kami berdua akan jatuh cinta (insyaAllah). for the time being, aku mengikut arus. sepertinya, takdir menuliskan yang dia pemilik tulang rusuk aku.
macam kebanyakan orang lain, kakak aku pernah tanya (ketika kami dalam kereta, baru sudah hantar umi abah tunaikan umrah) - "apa yang buat kau suka pada dia eh?"
aku termenung sekejap.
kenapa eh?
ikutkan, rata-rata orang sekeliling aku (terutama tesl girls) tahu betapa kisah cinta aku is one kind of hell. aku mendamping rasa cinta sejak zaman kolej mara seremban lagi. patah hati toksah cakap lah. BERKALI. and my problem is always to have difficulty in moving on and getting back on my feet. azabnya la haih. to a point, aku rasa kecewa dan aku patut berhenti menyeksa jiwa raga aku. i have to be selfish, somehow.
jadik, untuk menjawab persoalan kakak, aku katakan yang aku rasa senang dengan dia. senang, as in, aku ok dengan dia. dia buat aku rasa selamat dan tenang. well, aku kan jenis panik-tak-tentu-hala. kalau diberi situasi cemas, aku mungkin dah lari lintangpukang macam orang gila. while him? sedamai kau tengok bukit hijau laksana saujana mata memandang, sebegitu lah dia. cool af.
and that's why people say - to get married is to complement each other.
seperti yang aku katakan tadi, kami berdua adalah dua manusia yang baru nak kenal hati budi. we're getting there (insyaAllah). but how do we end up to have a mutual agreement which led us to this engagement?
nanti aku cerita.
stay tuned.
| for many years to come |















