salah alam

untuk semester ni, agak kerap aku keluar rumah. tak ada alasan spesifik kenapa aku jadik gini. mungkin saja aku dalam fasa mencari sedikit ketenangan di balik-balik kanvas alam. orang kata, kalau kita amati betul-betul the God's creation, hati ni boleh pergi lebih dekat pada Dia. 
orang kata lah.

tapi, angin dingin malam menjanjikan aku yang sebaliknya.
sudah faham sangat fi'il musim sejuk. 
tak pernah menyudikan aku kebahagiaan. tak pernah menyedekahkan aku ketenangan. tak pernah menyimpatikan aku keriangan. 
apa yang dikayakan sama aku ?
rasa perit dikelar urat merih. seperti tenggorok terjerut di hujung tali gantung. 
sesak dalam menggagau mencari udara demi kepompong paru.

pulang apartment malam tu, aku bergegas masuk bilik. 
nad - bilik air. 
yasmin - dapur.


+ min ? 

- ye ?
- (letak sayur atas kaunter)

+ nak peluk kejap
+ (terus peluk)

- kenapa ni ?
- (pegang tangan yang memeluk dia)

+ takde apa...just need your shoulder
+ (tarik nafas dalam)

- kenapa ni, bawang ...?

+ (senyap. air mata tumpah) 
+ takde apa...

- (pegang bahu. pandang muka) 
- ni nangis ni?

+ (terus peluk. tak berani bertentang mata dia) 
+ angin kat luar, sejuk.

- kalau angin sejuk pun, kenapa nangis ni ? what happen ?

+ serius, angin sejuk. angin buat kita nangis.


virginia woolf sendiri pernah bersabda dalam kalamnya -
"melancholy were the sounds on a winter's night"
dan sungguh, aku menyalahkan angin dingin malam atas walang hati. aku menyalahkan ciptaan Tuhan atas sebak raga. aku menyalahkan apa-apa yang ada di depan mata walau aku tahu, sebenarnya, the reason lies within me. 
yet, i couldn't find a proper sentence to tell a story behind my tears. aku gagal menjustifikasikan tindakan aku. dan aku biarkan yasmin terawang dengan seribu satu soalan.

nyata, kata-kata mark haddon ada jujurnya -

sometimes we get sad about things and we don't like to tell other people that we are sad about them. we like to keep it a secret. or sometimes, we are sad but we really don't know why we are sad, so we say we aren't sad but we really are.



ohana means family. family means nobody gets left behind.



2 ulasan:

Tanpa Nama berkata...

Are you depressed or something?

bawangmerah berkata...

x150851
just having a tough time